Sejarah Desa

Sejarah Desa Pugoh

 

              Pada zaman dahulu, di suatu wilayah yang belum banyak orang  ketika pemerintahan masih belum  berbentuk suatu wilayah yang mempuyai aturan atau pada zaman kerajaan, dimana kehidupan masyarakat masih serba kekurangan mulai dari kebutuhan sehari-hari sampai dengan alat tranportasi, kondisi desa masih berbentuk hutan belantara yang dikelilingi degan pohon pohon yang sangat besar. 

                Disuatu ketika ada sekelompok orang yang memotong salah satu pohon yang sangat besar, pohon tersebut  di kenal masyarakat benama jebungan, setelah dipotong, untuk membawa pohon jebungan tersebut membutuhkan alat tranportasi yang kuat, dimana pada saat itu tidak ada alat tranportasi selain hewan kerbau, kerbaupun masih langka, akhirnya orang-orang tersebut, berpencar masuk keluar desa guna untuk mendapatkan kerbau, untuk mengangkat pohon jebungan itu, akhirnya kerbau-kerbaupun berhasil didapatkan, tetapi tidak semua kerbau-kerbau itu kuat mengangkatnya, ada salah satu kerbau yang sangat besar, kerbau itu namanya kerbau glandoh, dengan paha yang besar dan tubuhnya yang kokoh, kerbau glandoh itu menyeret pohon jebungan tersebut, di suatu hari kerbau itu berhenti dan istirahat di suatu wilayah perdesaan, Pada saat itulah perdesaan yang dibuat istirahat, atau berhentiya kerbau glandoh tersebut, karena yang menyeret pohon –pohon jebungan itu kerbau yang pupunya besar dan badanya yang kokoh maka akhirnya desa itu dinamakan desa pugoh.

                Demikian juga karena berhentinya di tegal (ladang) di pinggiran desa dan waktu istirahatnya siang hari dimana mata hari tepat di atas kepala atau orang jawa mangatakan Bedok, akhirnya tegal yang di buat istirahat kerbau glandoh tersebut, sampai sekarang di kenal dengan Tegal Bedok.

               Adapun kepala desa yang memerintah sejak awal sampai sekarang yaitu :

1    Kepala Desa 1    =    Bapak Mat Rais    (-----1936)
2    Kepala Desa 2    =    Bapak Somo Astro    (1936-1962)
3    Kepala Desa 3    =    Bapak Duladi    (1962-1964)
4    Kepala Desa 4    =    Bapak Darmo    (Tidak 1 tahun)
5    Kepala Desa 5    =    Bapak Bapoh    (1964-1977)
6    Kepala Desa 6    =    Bapak Wadoyo    (1981-1982)
7    Kepala Desa 7    =    Bapak Sarjuni    (1986-1995)
8    Kepala Desa 8    =    Bapak Sidik Wahyudi    (1999-2003)
9    Kepala Desa PJ    =    Bapak Sundoyo    (2004-2005)
10    Kepala Desa PJ    =    Bapak Kusni    (2006-2007)
11    Kepala Desa 11    =    Bapak Sidik Wahyudi    (2007-2012)
12    Kepala Desa 12    =    Ibu Kusyanti    (2013-Sekarang)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)